Meskipun diremehkan oleh sebagian kritikus dan "dibuang" oleh publik pada masanya, La Luna kini mulai mendapat tempat sebagai film kultus. Para sinefil dan penikmat film klasik mulai menghargai keberanian Bertolucci dalam mengangkat isu tabu dengan cara yang puitis namun brutal. Film ini sering dibahas dalam diskusi tentang peran perempuan di layar lebar dan batasan eksplorasi seksualitas dalam sinema. Pengaruhnya juga dapat dilihat dalam film-film independen yang berani mengangkat tema serupa.
Jika Anda menyukai film drama psikologis yang lambat, intens, dan penuh simbolisme— La Luna (1979) versi adalah pilihan tepat. Ini bukan tontonan santai Minggu sore. Ini adalah pengalaman sinematik yang akan membuat Anda merenung berhari-hari setelah kredit berakhir.
: Sinematografi oleh Vittorio Storaro memberikan nuansa estetika yang kaya, menggunakan cahaya dan warna untuk mencerminkan kondisi mental Joe dan Caterina.